“cebooNk Zone”

6 March 2007

Mourinho Tantang Abramovich

Filed under: CebooNk_spoRt — ceboonk @ 11:22:26

Jose Mourinho (© AFP 2006)  Menjelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2006-07 antara Chelsea vs FC Porto yang rencananya berlangsung di Stamford Bridge, London, Selasa malam, 6 Maret 2005, manajer The Blues Jose Mourinho kembali sesumbar. Setelah nyaris peluang Chelsea di premiership tertutup, dan selain masih berpeluang di kompetisi FA Cup, trofi Liga Champions merupakan target yang realistis untuk diraih pasukan Mourinho musim ini.

“Adalah wajar dan merupakan bagian dari permainan jika pada akhirnya klub memutuskan untuk memecat saya karena prestasi tim buruk. Andaikata itu terjadi, maka saya justru akan menjadi miliuner. Dalam tempo singkat (beberapa bulan) saya pun akan dengan mudah mendapatkan klub,” tegas Mourinho seperti yang dikutip Daily Mail.

Karena itu, Special One menegaskan ia sama sekali tidak merasa ada tekanan yang mampir di pundaknya. “Tidak. Tidak ada tekanan. Saya tidak dapat ditekan orang lain. Sepanjang karir, saya telah begitu banyak mendapatkan trofi. Tapi, saya sadar, saya tidak dapat menjadi pemenang setiap saat, setiap tahun atau setiap minggu,” kilah Mourinho yang mengaku hanya tertekan oleh diri sendiri.

Tampaknya, Mourinho benar-benar sudah siap untuk hengkang dari klub. “Satu hari nanti (tim) saya akan bertanding melawan Chelsea. Saat itu saya tidak akan berpikir bahwa saya pernah menjadi pelatih tim ini. Saya akan lalui pertandingan tersebut dengan perasaan yang biasa-biasa saja. Tidak perlu berlebihan,” tandas Mourinho.

Mourinho menepis anggapan prestasi timnya di musim ini kurang bersinar seperti dua musim lalu. Mourinho berkilah faktor cedera pemain—yang menimpa kapten tim John Terry, kiper Petr Cech dan gelandang Joe Cole—sebagai kendala utama. “Faktanya, apa yang telah kami kerjakan adalah luar biasa. Memang, kadang orang berpikir prestasi kami kurang bagus melihat posisi kami yang masih berada di urutan kedua klasemen premiership. Tapi, sejujurnya, tim kami tampil begitu baik,” tegas Mourinho.

Sebagai bukti, mantan pelatih Porto itu menunjuk hasil pertandingan terakhir timnya di Fratton Park melawan Portsmouth. “Semua orang dapat merasakan dan melihat berapa poin yang sebenarnya dapat kami raih jika saja Petr Cech tetap berada di bawah mistar gawang? Kami pun berhasil lolos dari grup maut di babak penyisihan Liga Champions (bergabung bersama Barcelona dan Werder Bremen). Padahal, kami telah bermain setengah musim tanpa Cech dan Terry, dan satu musim tanpa Joe Cole,” kilah Mourinho.

Karenanya, Mourinho tak ragu-ragu memuji anak-anak asuhannya. “Saya harus memberikan kredit kepada Frank Lampard. Sebab, ia mampu tampil dalam level tinggi dalam setiap penampilannya. Ia pun mampu menjadi kapten tim yang baik. Pun begitu pula dengan Lassana Diara. Di usianya yang begitu muda ia berhasil menyatu dengan tim. Cech pun demikian, penampilannya pasca operasi kepalanya justru tampak lebih oke dibanding sebelumnya. Jadi, saya pikir tim kami pantas untuk mendapatkan kredit lebih dibanding musim-musim sebelumnya,” tandas Mourinho.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: